<data:blog.pageTitle/>

This Page

has moved to a new address:

https://medialiterasi.id

Sorry for the inconvenience…

Redirection provided by Blogger to WordPress Migration Service
Media Literasi

21 Nov 2021

Tips Hadapi KIPI Usai Vaksin COVID-19

 

Jakarta - Vaksinasi COVID-19 adalah salah satu bentuk upaya untuk menghindari diri dari terinfeksi virus Corona. Ada banyak jenis vaksin COVID-19, namun semua memiliki manfaat yang sama, yakni sama-sama untuk melindungi diri dari ancaman virus SARS-CoV-2.

Saat akan menerima vaksin pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan bugar. Anda juga harus mengikuti prokes. Jangan lupa sampaikan pada tenaga kesehatan yang bertugas jika Anda memiliki kondisi khusus yang harus diperhatikan, seperti sedang mengandung atau mengalami gangguan kekebalan tubuh.

Setelah menerima vaksin, Anda sebaiknya menunggu sekitar 15 menit di lokasi untuk memastikan tidak ada reaksi atau KIPI yang bersifat segera meski hal ini jarang terjadi.

Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi (KIPI) merupakan reaksi yang mungkin terjadi pada seseorang setelah menerima vaksin COVID19. Meskipun tidak semua orang mengalaminya, reaksi yang terjadi adalah hal yang wajar dan bersifat sementara.

Ada beberapa contoh KIPI yang paling umum terjadi seperti diantaranya nyeri, bengkak, dan kemerahan di area tempat suntikan. Kemudian, Lelah dan tidak enak badan. Ada juga yang mengalami kondisi mual dan muntah serta demam, pusing, pegal hingga diare.

Tidak perlu panik dan khawatir jika Anda mengalami satu dari sekian kondisi tersebut. Kondisi-kondisi di atas umumnya bersifat sementara sebagai efek samping dari tubuh yang menerima vaksin.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika mengalami reaksi setelah melakukan vaksin, yakni: 

Tetap tenang

Jika terjadi reaksi seperti nyeri,bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut. Jika terjadi demam, kompres atau mandi dengan air hangat. Kemudian perbanyak minum air putih dan istirahat.


Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
Laporkan semua reaksi atau keluhan yang dialami setelah vaksinasi ke petugas kesehatan melalui nomor kontak yang tertera di kartu vaksinasi.

 

Anda juga bisa melaporkan kejadian KIPI yang dialami ke Kementerian Kesehatan melalui https://keamananvaksin.kemkes.go.id/index.php/public/pelaporan.

Kendati demikian, ada sejumlah kondisi seseorang sebaiknya tidak menerima vaksin COVID-19 demi menghindari KIPI, yaitu:
Orang dengan riwayat reaksi alergi berat terhadap kandungan vaksin COVID-19.

Orang yang sedang sakit atau sedang mengalami gejala COVID-19 (vaksinasi dapat dilakukan setelah sembuh dan dengan persetujuan dokter).

“Orang yang pernah mengalami reaksi alergi berat setelah menerima vaksin, atau memiliki obat yang dikonsumsi secara rutin, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengikuti program vaksinasi,” demikian ditulis UNICEF.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan secara disiplin 5M protokol kesehatan. Dimulai dari memakai maker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas demi kebaikan bersama. 

Sumber : Berita ini di kutip dari Covid 19 go.id |Photo : Ilustrasi Google | Repotrer : [KPCPEN/IRS/YRM] | Berita ini sudah tampil di https://www.unicef.org/indonesia/id/coronavirus/ dan  https://keamananvaksin.kemkes.go.id/index.php/public/home

 

Label:

7 Nov 2021

Tips dan Trik Jualan Online agar Cepat Laku

Pandemi merubah segala perilaku dalam aktivitas banyak orang, banyak yang menghadapi kendala, namun sepertinya kita harus berterima kasih kepada era digital ini. Bahkan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melalu Gerakan Literasi Nasional dalam rangka persiapan dan percepatan pertumbuhan ekonomi di era Digital dilakukan seluruh Kabupaten Kota di Indonesia.

 

Dari mulai melakukan grocery shopping untuk kebutuhan sehari-hari hingga jajan barang-barang untuk kesenangan setelah mendapatkan gaji, semua dapat Anda lakukan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat elektronik Anda.


Oleh sebab itu, tidaklah heran apabila semakin banyak bisnis online yang bermunculan. Dengan modal yang lebih sedikit dan jaminan keuntungan yang lebih besar, jualan online jadi tampak menggiurkan bagi mereka yang memahami Digital.

 

Eittsss ... tapi jangan langsung terlena dengan kata "untung"..... Yuk, cari tahu cara berjualan online agar cepat laku dan diburu pembeli!

1. Cari tahu kebutuhan pasar, bukan sekadar ikut tren

Sebelum berjualan online, sangatlah penting untuk tahu apa kabutuhan pasar atau target market bisnis Anda. Sebagai contoh, Anda menjual pakaian wanita yang ditujukan untuk pembeli berusia 25-34 tahun yang pengahasilannya kurang lebih Rp5 juta.


Lalu, ternyata ada tren pakaian terbaru yang muncul di internet. Anda pun mengeluarkan membuat produk yang sedang tren itu dan menjualnya dengan harga jauh lebih mahal dari harga rata-rata produk yang selama ini Anda jual.


Kemungkinan, tidak banyak yang membeli produk berbahan premium tersebut karena belum tentu cocok dengan target pasar Anda, belum tentu dibutuhkan, belum tentu juga harganya cocok karena lebih mahal dari biasanya.


Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus memperhatikan kembali konsistensi produk bisnis Anda dan lakukanlah riset agar bisa semakin tahu apa yang dibutuhkan pelanggan Anda.

2. Pastikan Produk Memiliki Nilai Jual

Ini dia cara berjualan online agar cepat laku yang kedua. Setelah tahu apa yang dibutuhkan oleh pelanggan, mungkin produk yang dijual sudah ada pendahulu atau kompetitornya. Lantas, tentu Anda perlu punya nilai unik yang ingin dijual kepada pelanggan, bukan? Berikut ini beberapa contohnya:

  • Apabila pelanggan membeli produk skincare senilai Rp500.000, Anda akan menggratiskan sheet mask.
  • Jual sepatu online gratis semir.
  • Jual aksesoris ponsel gratis tempered glass.
  • Kopi yang Anda sajikan berasal dari para petani lokal yang Anda berdayakan agar bisa sama-sama mendapatkan penghasilan.
  • Menu makanan Anda berbahan dasar tumbuh-tumbuhan yang ditanam dan dirawat langsung, maka dipastikan segar dan berkualitas baik.
  • Beli makanan senilai minimum Rp200 ribu, gratis 1 menu spesial untuk driver yang mengantar.

3. Buatlah Toko Online 

Setelah  yakin akan keunikan produk, buatlah toko online Anda. Tentukan platform apa saja yang ingin Anda gunakan, lalu gunakan semua fitur mereka untuk mendongkrak bisnis agar sukses. Anda bisa membuat website khusus, website toko online dengan GoStore, atau mungkin sesederhana berjualan online di media sosial.

Di dalam platform online tersebut, pastikan Anda memasukan daftar produk beserta fotonya, deskripsi, harga, juga ulasan pelanggan.

4. Deskripsi Produk yang Menarik dan Unik 

Walau terdengar mudah, hal ini tidaklah gampang. Memilih kata-kata untuk membuat produk Anda terjual harus dipertimbangkan berkali-kali. Beberapa kata yang dapat Anda gunakan untuk membuat bisnis Anda sukses adalah eksklusif, khusus, diskon, gratis, dan masih banyak lagi.

Jika Anda memiliki modal lebih, mempunyai copywriter untuk bisnis Anda bisa saja merupakan investasi yang akan membuat Anda untung dalam waktu singkat. Bagaimana, tertarik untuk mencoba cara berjualan online agar cepat laku yang satu ini?

5. Aktif di Media Sosial 

Jika target market Anda individu berumur 18-34 tahun, Anda harus menggunakan media sosial sebagai amunisi bisnis karena faktanya, sebanyak 95% pengguna sosial media adalah orang-orang di rentang usia tersebut. 

Meningkatkan engagement dengan konsumen Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat agar mereka tetap menjadi pelanggan setia. Untuk membuat konten yang cocok untuk target market, pastikan Anda sudah melakukan riset audiens terlebih dahulu, membuat tujuan yang ingin dicapai, menentukan proses riset dan metrik yang sesuai, serta melakukan riset kompetitor.

Dengan mengetahui hal tersebut, Anda dapat membuat konten yang menarik, menentukan waktu untuk mengunggah konten yang tepat, memanfaatkan fitur iklan, dan juga mengevaluasi strategi marketing media sosial Anda. 

6. Buatlah Promo

Pelanggan mana, sih, yang tidak menyukai promo? Promo bisa membantu bisnis Anda untuk menjadi pusat perhatian konsumen, meningkatkan transaksi dan omzet, hingga mempererat hubungan dan loyalitas dengan pelanggan.

Faktanya, 91% individu mulai mengunjungi usaha baru setelah mengetahui ada promo yang ditawarkan oleh mereka. Mungkin, Anda juga pernah menjadi salah satu individu tersebut?

7. Pahami Data

Cara berjualan online agar cepat laku yang satu ini cukup penting bagi bisnis. Bila bicara soal data, walau terdengar membosankan, menjalankan bisnis tanpa memikirkan data bisa menyebabkan hasil yang tidak memuaskan.

Dengan banyaknya saingan dalam bisnis online, Anda harus mempelajari semua data terkait dengan bisnis Anda, kompetitor, dan juga ekonomi secara umum. Pada dasarnya, membaca data dapat membantu Anda untuk menentukan strategi ke depannya.

 

Dari mana bisa memperoleh data tersebut? Selain dari Google Analytics untuk memantau performa website, Anda juga bisa melihat laporan penjualan Anda. Cari tahu mana produk yang paling laku/kurang laku, kapan jam teramai toko Anda, apa pembayaran yang paling sering digunakan, dan sebagainya.

 

Nah,,,, agar Jualan Online Anda semakin cepat laku, ayo gunakan GoStore! Bisa digunakan di mana saja, kapan saja, GoStore merupakan website toko online pertama di Indonesia yang sudah terintegrasi dengan Instagram Shop, Facebook Shop, serta Google Shopping.

 

Dengan GoStore, Anda bisa menjangkau pelanggan dengan lebih luas sehingga bisnis Anda bisa ditemukan dengan mudah oleh calon pelanggan.


Semoga Tips nya Bermanfaat

 

Label:

30 Okt 2021

Cara Gampang Agar Makanan Tidak Terbuang Sia - Sia

Apakah Sahabar Literasi.id sudah mengetahui cara gampang agar makanan tidak terbuang sia - sia atau suka jajan dan berksperimen resep masakan?... Kalau iya, pastinya tiap konsumsi makanan ada aja sisanya dan ujung-ujung ujung nya jadi terbuang percuma. Tenang, meski hal ini memang sering tidak bisa dihindari, tapi kita bisa menyiasatinya. 

Pertama, Kamu harus sadar dulu bahwa sampah itu bentuknya bisa berupa apapun, mulai dari nasi yang gak habis sampai sayur yang udah gak segar di dalam di kulkas. 

Kita perlu memahami dengan jenis-jenis sampah supaya bisa memilih dan memilah sampahnya. Ada 3 jenis  kategori sampah, Pertama Organik, Kedua Non Organik dan Ketiga Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).



Disesi ini kita bahas sampah yang Organik agar mengurangi sampah makanan sehari-hari. Penasaran gimana caranya?...Cek tips berikut yuks... supaya makanan di rumah tidak terbuang cuma - cuma.

Langkah 1: Membuat daftar bahan belanjaan, karena dengan adanya daftar belanjaan yang dibutuhkan, maka akan menghindari membeli bahan berlebihan. Sekaligus menghindari ruang penyimpanan kulkas yang berlebihan. Tentu kita semua tidak menginginkan bahan makanan yang sudah tidak segar dikonsumsi.

Langkah 2 : Setelah belanja, bersihkan lalu dipisahkan menjadi beberapa bagian. Nah tips ini supaya kita bisa jaga kebersihan dan kesegaran. Selalu mencuci bahan belanjaan dan memindahkan dari kemasannya yang biasanya dibungkus dengan plastik ataupun koran.

Langkah 3 : Memilahkan bahan makanan sesuai kebutuhan sebelum menyimpan di kulkas.  Dengan begini bahan makanan atau sayuran terpisahkan satu sama lain, selalin kulkas rapi, sahabat Literasi.id juga mengetahui stok makanan yang mana duluan harus di masak sehingga tidak banyak makanan yang terbuang.

Dengan 3 tips di atas kita bisa checklist hal berikut dibawah ini. 

​​✅ Lebih hemat
✅ Gak buang makanan
✅ Gak bolak balik pergi 
✅ Masak jadi gampang

Terimakasi Sudah Membaca dan Selamat di Aplikasikan Ya Sahabat!...

Resouce :  Dari Beragam Sumber | Penulis : (Ek)
 

Label: